MACAM ULIR

MACAM ULIR

 

      Dalam ilmu bangunan mesin orang membedakan dua macam pokok mengenai ulir-sekrup, yaitu:

  1. Ulir sekrup pengikat dengan Profil tajam
  2. Ulir  penggerak dengan  bentuk trapesium atau profil siku-siku

     Ulir  pengikat berhubung dengan keperluannya mempunyai kisar kecil dan karena itu selamanya berulir- tunggal.

    Ulir-penggerak berhubung dengan keperluannya sering kali mempunyai kisar-lebih besar dan dipergunakan untuk tunggal maupun berlipat-ganda.

      Dengan kisar dari ulir-sekrup itu, dimaksudkan jarak dari dua titik yang sesuai berturut-turut dari jalan­ sekrup,

    Dengan garis-tengah dari ulir sekrup, dimaksudkan garis tengah terbesar. Jadi pada ulir sekrup bagian luar garis tengah itu diukur pada sisi luar dari ulir sekrup. Garis tengah inti adalah garis tengah terkecil, jadi pads ulir-sekrup bagian luar,  diukur dalam torehan dari ulir-sekrup.

     Orang menamakan ulir-sekrup tunggal, bi­la di situ hanya ads sa­tu kisar-sekrup dan berlipat-ganda bila ter­dapat dua atau tiga buah ulir-sekrup ber­jejer. Ulir-sekrup ber­lipat-ganda dengan sen­dirinya, pada ukuran yang sama, mempu­nyai kisar lebih besar daripada ulir-sekrup­ tunggal. Oleh karena itu maka pemindahan dari batang atau mur menurut­ jurusan sumbu tiap-­tiap perputaran pada ulir-sekrup berlipat-ganda lebih besar daripada ulir-sekrup tunggal.

Untuk pengikat lebih banyak dipergunakan macam-macam  ulir sebagai berikut :

  1. Ulir-sekerup Whitworth (British Standard Whitworth, lembaran N 83).

    Macam ini yang dinyatakan dengan huruf W dan yang diberi garis tengah dalam dim Inggris, pada garis ­tengah tertentu mempunyai kisar terbesar dari segala macam ulir-sekrup tajam dan karena itu juga ditoreh paling dalam.

   Dengan ini dengan langsung kita dapat membedakan ulir sekrup Whitworth dari semua macam ulir se­krup lainnya; ulir sekrup itu mempunyai sudut- puncak 550.

   Dalam keahlian bangunan umum orang hampir selalu memakai ulir  whitworth untuk baut-baut sekrup, ujung-ujung-tap dsb. Orang terlebih dahulu orang mengebor lubang dengan suatu garis tengah, sama dengan garis tengah inti dari ulir sekrup yang dikehendaki. Oleh karena sisi pemotong dari bor spiral mem­bentuk sebuah sudut 1200, maka dasar lubang yang dibor berbentuk­kerucut.

      Setelah dibor bagian dalam dari lubang diberi ulir sekrup dengan mempergunakan tap baja yang diperkeras. Biarpun tidak mungkin menoreh ulir sekrup dengan tap terus sampai pada alas dalam lubang sedalam-dalam­nya, orang menggambar garis-gores, yang menjelaskan garis tengah luar dari ulir sekrup di dalam lubang, untuk mempermudah, baiknya terus sampai pada alasnya.

        Sisi bawah dari ujung tap kebanyakan tidak dibiarkan menyentuh pada alas lubang, sebab dengan begitu orang tidak akan dapat menarik keras ujung tap dengan baik ke dalam ulir sekrup lubang. Ujung ulir sekrup berimpit dengan tepi luar dari bahan.

     Mengenai panjangnya dari bagian ulir sekrup dan ujung tap, yang disekrup di dalam bahan, kita dapat membicarakan selanjutnya. Apabila terdapat cukup tebal bahan, orang mengambil panjangnya ini, untuk baja dan baja tuang sama dengan 1½ kali garis tengah dari ulir sekrup.

      Oleh karena ulir sekrup dalam besi tuang lebih mudah terpecah daripada dalam baja, orang mengambil untuk besi tuang 2 kali garis tengah dari ulir sekrup. Pada tebal bahan yang kurang cukup, untuk baja cukup dengan panjangnya, yang sama dengan garis tengah dari ulir sekrup dan untuk besi-tuang dengan panjang yang sama dengan 1½ kali garis tengah dari ulir sekrup.

      Sebagaimana telah kita katakan, maka lubang uliran selamanya lebih da­lam daripada panjang bagian yang disekrup dari ujung tap. Kecuali macam gang kasar ada juga macam yang halus dari ulir sekrup, yang umumnya juga mempunyai sudut puncak dari 550. Un­tuk menjelaskan, bahwa itu ulir-sekrup Whitworth, jadi untuk menjeias­kan bahwa sudut-puncaknya 550, orang memberi tanda pada macam ulir sekrup ini juga dengan huruf besar, W. Garis tengah luar orang dapat mengata­kannya dalam dim Inggris ataupun da­lam mm. Untuk membedakan dari ma­cam yang kasar, orang harus menjelas­kan kecuali dengan garis tengah luar juga dengan kisar dari ulir sekrup dalam dim Inggris atau banyaknya kisar dalam tiap-tiap dim Inggris. Gambar 152 adalah suatu contoh dengan gabungan ukuran Inggris dan ukuran metrik.

 Jika D merupakan garis tengah luar dari ulir sekrup Whitworth, dengan tidak memandang apakah ini kasar, halus atau uliran gas, maka garis tengah pada alas dari ulir sekrup, apa yang dinamakan garis tengah lnti : Dk = D – 33/n mm, jika merupakan jumlah ulir dari ulir sekrup tiap-tiap dim Inggris.

2..     Ulir sekrup Metris. (Lembaran N 81 dan 82).

Ulir sekrup ini, yang diberi tanda dengan huruf M dan dimana orang memberikan garis tengahnya dalam milimeter, mempunyai kisar lebih kecil daripada ulir sekrup Whitworth dan juga ditoreh kurang dalam. Su­dut puncak dari ulir sekrup ini adalah 600. Dengan kisar yang lebih kecil, lebih-lebih pada garis tengah yang lebih besar, dengan kekuatan yang sama dan dengan panjangnya kunci engkol kita dapat memperoleh pemasangan yang lebih keras. Sambungan yang umpamanya karena geteran, mudah terlepas, kebanyakan diberi ulir sekrup metris untuk menghalangi kekurangan ini. Bila D adalah garis tengah luar dari ulir sekrup, Dk garis tengah inti dan S kisar, maka pada umumnya berlakulah untuk ulir sekrup metris, bahwa

Dk = D – 13, S mm.

 2.1. Ulir sekrup Metris halus (lembaran N 1144 dan 1305).

Ulir sekrup ini dipa­kai apabila orang menghen­daki adanya kisar yang lebih kecil lagi. Untuk membedakan dari ulir metris biasa di samping garis tengah luar dari ulir diberikan juga kisar­anya umpamanya M 16 X 1,3.

2.2. Ulir gas (British Standard Pipe lem­baran N 176).

Ulir gas mempunyai kisar yang lebih kecil dan terutama dipergunakan pada dan di­dalam silinder-silinder berdinding tipis, seperti pipa-pipa, wartel-wartel dsb, karena ulir ­sekrup ini tidak ditoreh dalam, sehingga itu menimbulkan kelemahan yang sekecil-kecil­nya. Juga untuk pemasangan keras lain-lainnya, yang sedapat mungkin pada ulir sekrup harus tahan gas dan air, maka untuk ini banyak dipergunakan ulir gas. Sudut-puncak dari ulir gas ialah 550, seperti sudut dari ulir ­sekrup Whitworth.

Orang memberi tanda pada ulir gas dengan huruf W. dan ukurannya diberikan dalam dim Inggris, tetapi orang menuliskan itu tidak sebagai garis tengah. Perbedaan ini terhadap ulir sekrup macam lainnya sebab-sebabnya adalah dalam hal selanjutnya. Apabila kita mengatakan mengenai ulir gas ½”, maka yang kita maksudkan ialah, yang dapat diiris pada pipa yang garis tengah dalamnya ada  ½”. Garis tengah luar dari pipa ini, jadi dari ulir sekrup itu juga ada ½“ + 2 X tebalnya dinding pipa. Jadi garis tengah ulir gas ½” adalah lebih besar dari 1/2“.

Sekarang untuk menjaga kekeliruan, berhubung dengan macam-macam ulir-sekrup lainnya, orang menulis ukuran ulir gas tidak sebagai garis tengah.

2.3.Ulir sekrup Trapesium. (Lembaran N 364 dan 365).

Ulir sekrup trapesium, yang sering dipergunakan untuk batang tingkap dari penutup-penutup, batang-ulir­na dari sekrup pengangkat dan jepit-jepit ketel, dsb. di bikin dengan tunggal maupun berlipat-ganda. Macam ulir ­sekrup ini kita beri tanda dengan singkatan Tr ; garis tengah dan ki­sar kita berikan dalam milimeter, seperti diperlihatkan digambar 155 Biarpun penjelasan Tr telah cukup, kadang-kadang orang menggambar juga pada ulir sekrup luar dan da­lam, profilnya ulir sekrup pada se­bagian dari panjangnya,

2.4,  Uiir sekrup segi-empat dan ulir sekrup siku-siku.

Ulir-sekrup ini, yang dipakai dalam hal-hal sama seperti macam tsb. di atas, tidak dinormalisasi, ka­rena komisi normalisasi menganggap bahwa dalam teknis ulir sekrup tra­pesium lebih baik. Tetapi ulir sekrup siku-siku masih terdapat sangat banyak ; karena itu untuk macam ini dicetak sebuah daftar. Ulir sekrup segi panjang diberi tanda de­ngan singkatan Rh. Garis tengah luar diberikan dalam mm. Apabila ulir sekrup seluruhnya dibikin menurut ukuran metris, maka orang juga memberikan kisar dalam mm. Dalam gambar 156 dijelaskan, bahwa pada batang dan mur terdapat ulir sekrup segiempat dengan garis tengah luar dari 28 mm dan kisar dari 5 mm. Masih banyak juga terjadi, bahwa orang memberikan jumlah ulir tiap dim Inggris yang seharusnya kisar. Jika ulir sekrup mempunyai 5 ulir tiap dim Inggris, maka kisar ada 1/5″,  bahwa batang dan mur mempunyai ulir sekrup siku-siku dengan garis tengah luar dari 28 mm dan kisar dari 1/5″. Seperti pada ulir sekrup trapesium terdapat juga, bahwa orang menggambar profil dari ulir sekrup pada sebagian dari panjangnya. Jika D adalah garis tengah luar, Dk garis tengah-inti dan S kisarnya, maka berlakulah untuk ulir sekrup siku-siku pada umumnya Dk = D – S.

Untuk memberi tanda pada ulir sekrup dipersilahkan orang melihat juga lembaran N 784.

Jika diperhatikan betul-betul pada perspektip orang melihat, bahwa ulir sekrup mulai dan berakhir dengan suatu bagian dari jalan sekrup yang tidak mendadak. Lembaran-lembaran metal tipis ini mudah melengkung sehingga perlu sekali pada pangkal dan ujung dari ulir sekrup dikerjakan dengan tangan. Ini adalah tidak menghemat dan harus dihindarkan. Oleh karena itu diharapkan supaya juga pada ulir sekrup siku-siku maupun pada ulir sekrup segitiga pada pangkal dan ujung batang atau lubang dimiringkan dengan sudut ­puncak 1200.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s