Media Gambar Dalam Progam Auto Cad

Media Gambar Dalam Progam Auto Cad

   Di dunia teknik, yang umum dijadikan media untuk menggambar

tentu saja kertas. Oleh karena itu, kertas diberi ukuran standar.

Selain ada ukuran standarnya, kertas juga memiliki berbagai macam

jenis dan corak sesuai dengan kegunaannya masing-masing.

AutoCAD merupakan alat bantu untuk menggambar yang sangat

lengkap. Pendek kata, AutoCAD sebagai pengganti perlengkapan

menggambar manual secara menyeluruh, bahkan dapat dikatakan

lebih dari itu.

AutoCAD menyediakan dua macam media untuk menggambar,

yaitu media model dan media paper. Media model merupakan

ruang tiga dimensi tanpa batas, sehingga Anda dapat menggambar

dari sudut pandang mana pun dengan ukuran berapa pun di

dalamnya. Sedangkan media paper diibaratkan lembaran kertas

yang hanya memiliki luasan, yaitu panjang dan lebar tertentu.

Dalam penerapannya, media model dapat dimasukkan ke dalam

media paper. Bekerja dengan dua media, yaitu media model di

dalam media paper, hal ini biasa disebut juga bekerja dengan

viewport.

Berdasarkan kenyataan, bahwa penggunaan viewport tidak ada

aturan yang membatasi, maka gaya penyajiannya sangat beragam.

Hal ini juga tergantung kebutuhan, karena penggunaan AutoCAD

saat ini sudah bukan untuk keperluan gambar teknik di lapangan

saja, tapi sudah meluas ke segala bidang. Sehubungan dengan hal

tersebut, maka perlu dimengerti adalah teknik pembuatannya.

Sebelum melangkah lebih jauh, perlu penulis sampaikan bahwa

Anda dapat memanfaatkan media model yang begitu luas untuk

segala macam keperluan menggambar. Walaupun sebenarnya

media model ini merupakan ruang tiga dimensi tanpa batas, Anda

dapat memakainya sebagai hamparan secara keseluruhan untuk

menuangkan gambar dua dimensi berbagai macam ukuran.

Namun ada hal yang perlu Anda ingat, bahwa dunia teknik telah

membakukan beberapa ketentuan menjadi standar internasional.

Termasuk di antaranya, yaitu ketentuan ukuran kertas dan skala

gambar. Memang, standar yang merupakan aturan baku tersebut

seharusnya tidak dilanggar. Akan tetapi, terkadang juga menjadi

kendala karena tidak sesuai dengan selera dan kreativitas seseorang.

Oleh karena itu, penulis mengambil jalan tengah dalam

pembahasan ini.

Artinya, walaupun penulis tidak sepenuhnya menggunakan standar

internasional, namun penulis tetap memuat standar internasional

tersebut pada buku ini. Hal ini dikarenakan, siapa tahu Anda

sangat memerlukannya. Biasanya, teknolog sejati tidak mau melanggar

aturan yang telah baku. Kalau Anda bekerja dengan teknologi

sejati, penskalaan gambar bisa menjadi hal yang serius.

Oleh karena itu, sewaktu mencetak gambar, yang perlu Anda perhatikan

adalah penskalaan.

Berikut ini ukuran kertas dan skala gambar menurut standar internasional

ISO, yang juga sama dengan standar Jepang JIS, standar

Jerman DIN, dan standar Belanda NEN.

Gambar

Ketika Anda menggambar secara manual, yang pertama dilakukan

adalah penskalaan gambar agar sesuai dengan ukuran standar

kertas yang akan digunakan. Menggambar secara manual ataupun

dengan AutoCAD pada prinsipnya adalah sama, hanya saja, jika

menggambar secara manual Anda harus menskalakan terlebih

dahulu setiap goresan yang akan dituangkan, sedangkan apabila

Anda menggunakan AutoCAD, Anda tetap menggambar sesuai

dengan ukuran yang sebenarnya.

Hal tersebut dikarenakan AutoCAD menggunakan satuan Unit.

Dengan kata lain, menggambar suatu objek dengan AutoCAD berarti

menggambar dengan skala 1:1, sehingga Anda tidak perlu

membagi atau mengalikan ukuran gambar dengan skalanya, sebagaimana

kalau Anda menggambar secara manual.

Angka-angka di dalam tabel standar ukuran kertas pada buku ini

menggunakan satuan mm (milimeter). Namun, penulis mengingatkan,

agar Anda tidak bingung dan dapat mengerti dengan mudah,

jangan memikirkan satuannya. Untuk itu, anggap saja ukuran kertas

dan AutoCAD sama-sama tidak mempunyai satuan, yang ada

hanyalah angka. Jadi, kalau Anda menggambar suatu objek, yang

perlu Anda perhatikan adalah besaran angka, bukan satuan.

Sebagaimana yang pernah penulis terangkan, bahwa Anda boleh

menganggap media model sebagai hamparan luas untuk menuangkan

gambar dua dimensi. Oleh karena itu, untuk pembuatan

beberapa lembar gambar 2D yang akan dikemas dalam bentuk

paket, sangatlah baik.

Namun, cara pembuatan batas area penggambaran harus menggunakan

instruksi pembentukan objek, misalnya dengan instruksi

RECTANG atau yang lainnya, bukan menggunakan instruksi

LIMITS. Bahkan, akan lebih baik kalau instruksi Limits Anda kondisikan

OFF dengan cara ketik LIMITS , kemudian Anda

masukkan sub-instruksi OFF .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s